Biografi WR Supratman Pengarang Lagu Indonesia Raya

Posted on

Biografi WR Supratman – Pemilik nama lengkap Wage Rudolf Supratman ini merupakan pencipta lagu Indonesia Raya yang saat ini selalu dinyanyikan oleh para siswa sekolah bila sedang upacara penaikan dan penurunan bendera merah putih. Supratman, saat masih remaja pada tahun 1914 dibawa oleh kakak sulungnya Roekijem ke Makasar dan disekolahkan oleh suaminya Willem Van Eldik. WR Supratman sempat belajar bahasa Belanda selama 3 tahun lalu melanjutkan sekolahnya di Normaalschool. Tidak jelas disebutkan dalam sejarah siapa dan berkebangsaan apa Willem Van Eldik namun dalam biodata tentang WR Supratman disebutkan bahwa jasa Willem Van Eldik sangat besar untuk WR Supratman karena selain menyekolahkannya, Willem Van Eldik dan istrinya Roekijem lah yang membuat WR Supratman mencintai musik. Mereka mengajarkan musik pada WR Supratman karena mereka sangat menyukai musik hingga akhirnya WR Supratman bisa mengubah lagu dan menciptakan lagu Indonesia Raya.

Biografi WR Supratman

Lagu kebangsaan tersebut diciptakan olehnya saat membaca majalah “Timbul” di Bandung ketika dirinya menjadi wartawan disana. Sebelum menjadi wartawan, WR Supratman pernah menjadi guru di “Sekolah Angka 2” di Makasar hingga mendapatkan ijazah Klein Ambtenaar. Artikel di majalah “Timbul” tersebut menarik perhatian WR Supratman saat penulisnya menantang seluruh ahli musik di Indonesia untuk menciptakan lagu kebangsaan, maka terciptalah lagu Indonesia Raya dari WR Supratman yang dimainkan secara instrumental melalui biola pada saat Kongres Pemuda II pada tanggal 28 Oktober 1928. Karena saat itu Indonesia belum merdeka, jadi lagu tersebut hanya dimainkan secara instrumental. Dan baru dinyanyikan secara lantang saat Presiden RI pertama yaitu Ir.Soekarno mengumumkan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Biodata

  • Nama Lengkap : Wage Rudolf Supratman
  • Biasa Dikenal : WR Supratman
  • Tempat dan Tanggal Lahir : Somongari, Purworejo, 19 Maret 1903
  • Bintang Zodiak : Pisces
  • Nama Ayah : Joemeno Kartodikromo atau yang dikenal dengan Senen
  • Pekerjaan : Guru/Wartawan, lalu dinobatkan menjadi Pahlawan Nasional
  • Anak Ke : 7 dari 9 bersaudara
  • Kakak Pertama : Roekijem
  • Buku : Perawan Desa ( Disita Belanda)
  • Guru Musik : Kakak Sulung dan Kakak Iparnya Sendiri
  • Lagu Yang Diciptakan : Indonesia Raya, Ibu Kita Kartini dan Matahari Terbit
  • Meninggal : Surabaya, 17 Agustus 1938
Baca Juga:  Biografi Cut Nyak Dien Pahlawan Wanita Pemberani Asal Aceh

Itulah sekilas informasi mengenai biodata WR Supratman yang merupakan pahlawan nasional. Sayangnya sebelum mendengar lagunya dinyanyikan oleh seluruh rakyat Indonesia pada hari proklamasi, WR Supratman telah meninggal lebih dulu karena sakit di Surabaya. Sebelum meninggal, WR Supratman melakukan banyak pelarian karena terus dikejar-kejar oleh Belanda setelah menciptakan lagu Indonesia Raya. Permusuhannya dengan Belanda sebenarnya muncul saat dirinya menjadi wartawan di Bandung hingga menciptakan buku berjudul Perawan Desa yang dilarang diterbitkan oleh Belanda hingga dirinya diasingkan.

Dalam pengasingannya di kota Sengkang, WR Supratman minta dipulangkan kembali ke Makasar. Ketika pulang ke Makasar tersebut dia kembali mendalami tentang musik bersama kakak sulungnya Roekijem dan kakak iparnya Willem Van Eldik. WR Supratman meninggal tanpa pernah menikah ataupun mengangkat anak. Tanggal lahir WR Supratman sempat menjadi polemik karena menurut keterangan keluarganya, WR Supratman dilahirkan pada tanggal 19 Maret bukan tanggal 9 Maret seperti yang ditetapkan oleh Megawati Soekarno Putri sebagai hari musik nasional. Untuk tempat dilahirkannya pun masih menjadi perdebatan karena ada beberapa yang mengatakan bahwa WR Supratman dilahirkan di Jatinegara bukan Purworejo seperti data biografi WR Supratman di atas.